Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan



Assalamualaikum wr wb

Pada kesempatan kali ini teknologiinformasidankomunikasi29.blogspot.com akan membagikan sebuah tautan mengenai “Penjelasan, Pengertian, Kelebihan danKekurangan Masing-masing topologi yang digunakan untuk menghubungkanperangkat”. Dan tentunya saya sangat berharap artikel ini sangat bermanfaat bagi Anda semua.

Sebelum kita ke pembahasan artikel tentunya kita harus jugamengetaui apa itu yang dimaksud dengan topologi ?. Topologi adalah sebuah jaringan yang melakukakn penyusunan terhadap jaringan yang komponennya berupa node, link dan station. Semua itu dilakukan agar pekerjaan sebuah komputer lebih mudah digunakan untuk beberapa komputer yang terhubung dalam jaringan.

Topologi dalam telekomunikasi juga cara untuk menghubungkan berbagai macam perangkat untuk membentuk sebuah jaringan. Untuk itu pemilihan topologi yang tepat akan memengaruhi kecepatan jaringan pada komputer yang terhubung masing-masing.

1. Topologi Bus

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi bus ini adalah sebuah topologi yang dimana pertama kali digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dan juga merupakan salah satu dari Macam-macamJaringan Topologi yang Digunakan Untuk Menghubungkan Perangkat . Kenapa dikatakan sebuah topologi Bus ? Karena semua komputer yang terhubung dalam jaringan secara langsung pada media transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Disini media transmisi yang digunakan berupa kabel panjang disertai dengan beberapa terminal yang menyusun topologi Bus. Kabel yang menjadi transmisinya berupa kabel koaksial. Jika halnya Anda menggunakan topologi Bus ini, bisa menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat lainnya yang ingin dihubungkan dapat dengan mudah dilakukan. Sitem jaringan yang begitu sederhana membuat topologi bus ini sudah sangat jarang untuk digunakan. Selain sistem yang sederhana juga seringnya terjadinya tabrakan aliran sebuah data. Jika halnya juga topologi ini pada salah satu perangkat terjadi sebuah kesalahan maka jaringan topologi akan langsung jatuh. Sekarang, topologi ini sering digunakan untuk backbone (jalur utama), dengan melakukan perubahan pada media transmisinya melalui kabel Fiber Optik.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Bus :

Kelebihan :

- Karena kabel yang digunakan merupakan kabel yang murah dan sedikit dalam penggunaannya maka hemat dalam biaya penggunaan jaringan.
- Jika halnya terjadi matinya salah satu perangkat tidak akan mengganggu perangkat yang lainnya.
- Karena sistem jaringannya yang sederhana, maka mudah dalam melakukan pengembangan.

Kekurangan :

- Jika halnya kabel yang digunakan sistem jaringa terputus maka topologi tidak dapat digunakan
- Rusaknya salah satu komputer maka jaringan akan terganggu.
- Sering terjadinya Collision atau tabrakan file.
- Kemacetan bisa saja terjadi jika trafficnya tinggi.
- Walaupun mudah dalam melakukan pengembangan, jika pengembangan yang dilakukan ke arah yang lebih luas lagi maka mungkin akan mengalami kehambatan.
- Sulitnya mencari sebuah kesalahan jaringan karena sistem yang kurang melacakn hambatannya.
- Jika dalam sistem jaringan kerusakan yang terjadi sangat serius, yang terjadi pada proses pengiriman data menjadi lambat karena lalu lintas yang penuh dan padat karena tidak adnya pengontrol user.
- Kecepatan transfer data lebih lambat

2. Topologi Ring

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi Ring adalah sebuah topologi yang berbentuk seperti cincin dan juga merupakan salah satu dari Macam-macam Jaringan Topologi yang Digunakan UntukMenghubungkan Perangkat, dimana jaringannya berbentuk rangkaian titik yang juga masing-masing terhubung ke dua titik lainnya. Agar setiap komputer dapat saling berkomunikasi maka data token dari topologi ring selalu diberikan. Yang mana dalam melakukan sebuah komunikasi, node tersusun dengan formasi membentuk sebuah cincin. Dapat dikatakan satu komputer dapat terhubung antar dua komputer lainnya. Pada topologi ring atau cincin ini juga setiap workstation dihubungkan melalui alat penghubung yang disebut kosentrator. Yang bertindak sebagai kosentrator adalah Hub dan Switch. Pada topologi ini sebuah komunikasi akan terganggu jika salah satu komputer mengalami gangguan. Topologi ring atau cincin ini digunakan ketika suatu jaringan memiliki peforma yang tinggi. Atau sebuah jaringan yang membutuhkan sebuah bandwith seoerti video dan juga audio, atau jumlah yang dihubungkan ke dalam topologi sangat banyak.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring :

Kelebihan :

- Dalam keamanan suatu jaringan termasuk tinggi
- Mempunyai ketahanan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
- Akses kontrolnya yang terpusat.
- Lebih murah biayanya dalam pembuatan topologi.
- Fleksibel penggunaanya.
- Mudah mendeteksi sebuah kesalahan yang terjadi.

Kekurangan :

- Karena mudahnya dalam mendeteksi sebuah kesalahan, maka topologi ini sangat sensitif terhadap kesalahan dan hal ini tentunya juga sangat tidak baik bagi sebuah jaringan topologi.
- Seluruh rangkaian dapat berhenti jika halnya node tengah mengalami kerusakan.
- Walaupun dalam pembuatan topologi biaya yang digunakan murah, ternyata dalam pemasangan biaya yang dibutuhkan mahal.
- Jaringan yang terlihat lebih kaku karena sulitnya dalam melakukan pengembangan jaringan.
- Menggunakan perangkat switch lebih menylitkan lalu lintas yang menyebabkan jaringan melambat.
- Akses kontrolnya yang terpusat ternyata menyulitkan elemen HUB.
- Bergantung saja pada HUB, sehingga halnya HUB mengalami sebuah kerusakan atau gangguan maka jaringan tersebut akan mengalami gangguan juga.
- Apabila kabel terputus semua komputer tidak dapat digunakan.

3. Topologi Star

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi star merupakan topologi yang berbentuk sesuai dengan namanya yaitu bintang dan juga merupakan salah satu dari Macam-macam Jaringan Topologi yang DigunakanUntuk Menghubungkan Perangkat. Bentuknya ini juga berupa konvergensi dari setipa pernagkat terhubung ke tengah node yang menghubungkan. Pada topologi star kosentrator mempunyai andil untuk menghubungkan tiap-tiap Workstation. Adapun Hub dan switch yang bertindak sebagai Workstation. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan yang mempunyai sistem yang padat. Endpoint juga langsung dari lokasi pusat, topologi ini juga sering digunakan untuk melakukan perluasan pada jaringan, serta memiliki sebuah kehandalan yang tinggi. Karena topologi ini setiap perangkat penyusun yang terhubung langsung terikta dengan sistem pusat atau centralpoint, karena hal tersebut topologi ini juga lebih membutuhkan kabel yang lebih banyak. Tetapi keuntungannya jika satu perangkat atau komputer mengalami sebuah gangguan maka tidak aka menggangu perangkat lainnya. Untuk itu topologi ini juga membutuhkan biaya menengah dalam pembuatan jaringan.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Star :

Kelebihan :

- Jika setelah pemasangan kerusakan terjadi pada salah satu perangkat, maka jika terjadi pemasangan kembali tidak akan mengganggu perangkat lainnya. Sehingga bisa dikatakan sangat fleksibel dan efisien dalam pemasangan.
- Kerusakan hanya terpusat pada perangkat yang rusak dan tidak mengganggu lainnya.
- Pada keamanan jaringan termasuk tinggi.
- Jika halnya Anda mau melakukan penambahan atau pengurangan sebuah station maka dapat dengan mudah untuk dilakukan.
- Mudahnya dalam melakukan pendeteksi kesalahan.
- Mempunyai ketahanan terhadap lalu lintas yang sibuk.
- Kontrol manajemen transfer data lebih mudah karena terpusat pada kosentrator
- Lebih mudah dikembangluaskan.
-

Kekurangan :

- Jika dilakukan pemasangan jaringan yang cukup luas maka akan membutuhkan kabel yang banyak dan tentunya akan membutuhkan biaya yang mahal.
- Jika halnya melakukan sebuah pengiriman data secara bersamaan antara satu perngakat dengan perangkat lainnya maka akan mengalami sebuah tabrakan data (collision).
- Karena akses yang terpusat jika pengguna atau node tengah yang mengalami sebuah kerusakan maka akan berdampak pada perangkat lainnya yang juga ikut terhubung.
- Jaringan juga tergantung pada terminal pusat.
- Jaringan dapat menjadi lamabt jika halnya menggunakan switch dalam keadaan lalu lintas data yang begitu padat.
- Biaya yang dikeluarkan lebih mahal dibanding topologi bus ataupun ring.

4. Topologi Mesh

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi Mesh atau juga bisa dikatakan topologi yang mempunyai bentuk menyerupai jala dan juga merupakan salah satu dari Macam-macam Jaringan Topologi yang DigunakanUntuk Menghubungkan Perangkat. Topologi ini dibangun dengan memasang Link diantara semua node yang ada. Topologi ini pula didesain secara retorasi dan memiliki berbagai alternatif rute dengan menggunakan dukungan dari perangkat lunak atau software. Intinya dalam topologi ini setiap komputer terhubung secara langsung dengan komputer lainnya yang masih dalam lingkup jaringan topologi mesh dan harus bersifat interface dengan perangkat lainnya. Terkadang topologi Mesh juga dilengkapi dengan ISP atau Internet Service Provider yang dimana ISP ini juga bisa dikatakan sebuah perusahaan yang menyedia jasa layanan akses internet kepada masyarakat. Dengan ISP ini perngakt satu sama lain tidak akan terganggu jika terjadinya kerusakan pada salah satu perangkat dalam jaringan. Maksimal koneksi dalam topologi mesh ini juga mempunyai aturan yang dimana dapat dihitung sebanyak dengan rumus n(n-1)/2, dimana n adalah anggota perangkat atau jumlah perangkat yang inigin dihubungkan dalam sebuah jaringan. Port yang dimiliki untuk menghubungkan pun sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O pots).

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh :

Kelebihan :

- Tingkat Redudancy yang tinggi, jika salah satu Link rusak maka ia akan mencari Link lainnya.
- Kiriman yang dikirim ke perangkat lainnya, dapat dipastikan akan terkirim.
- Keamanan yang tinggi dan terjamin karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer ayau perangkat tidak dapat diakses oleh komputer lainnya.
- Gangguan pada satu komputer tidak akan mengganggu sistem jaringan yang lainnya.
- Mudahnya melakukan sebuah proses pengidentifikasian jika terjadinya sebuah kerusakan.

Kekurangan :

- Membutuhkan banyaknya kabel dan Port I/O. Karena dalam pembuatan jaringannya Topologi Mesh harus menyediakan sebuah kabel yang menghubungkan masing-masing tiap antar komputer, sehingga biaya yang dibutuhkan pun besar.
- Sifat jaringan yang juga tidak praktis dalam pemasangan ataupun pembentukan sebuah jaringan.
- Harus Menyediakan banyaknya tempat dalam ruangan pembentukan jaringan.
- Instalansi dan juga konfigurasi yang terjadi sulit untuk dilakukan.
- Manajemen data sulit dikontrol dalam jaringan.

5. Topologi Tree

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi Tree biasa juga dosebut dengan topologi bertingkat, karena bentuknya menyerupai pohon sehingga bertingkat dalam pemasangan. Topologi ini juga disebut juga dengan pergabungan antar topologi bus dan star. Dan topologi tree ini juga merupakan pengembangan dari topologi star. Dimana pergabungannya antara topologi star serta bus, topologi bus menjadi sebagai tulang punggunya sebuah jaringan. Biasanya jaringan ini diterapkan di perkantoran-perkantoran dalam pemasangan jaringan. Karena jaringan ini sangat ideal dalam melakukan pemasangan sebuah jaringan yang ada. Dan terbagi juga dalam beberapa tingkatan sebuah jaringan. Tingkatan yang berada di atas yang juga merupakan sebuah tingkatan tertinggi dan mempunyai hirarki yang tinggi pula, sehingga dia dapat mengontrol jaringan tingkatan rendah yang berada dibawahnya. Komputer-komputer yang terhubung dalam suatu jaringan dihubungkan ke dalam suatu Hub dan Hub lainnya berfungsi sebagai kekuatan dari jaringan topologi Tree.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree :

Kelebihan :

- Pada suatu pengerjaan di sebuah perusahaan Anda dapat menggunakan jaringan topologi ini untuk membentuk sebuah kelompok dalam mengerjakan suatu perkerjaannya masing-masing.
- Pengembangannya yang mudah untuk dilakukan
- Jika ada kerusakan, tidak akan mengganggu jaringan lainnya.
- Pendeteksian yang mudah dilakukan, jika halnya terjadi sebuah kerusakan.

Kelemahan :

- Jika halnya jaringan yang berada pada pada tingkat teratas mengalami sebuah gangguan, maka akan berdampak pada jaringan yang berada di bawahnya.
- Cara kerjanya sebuah jaringan yang lambat.
- Dapat terjadinya tabrakan file (collision).

6. Topologi Hybrid

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi hybrid ini juga merupakan sebuah pengembangan dan sebuah gabungan dari jaringan yang ada dan telah menjadi dasar. Tentunya ini merupakan dari Macam-macam Jaringan Topologi yangDigunakan Untuk Menghubungkan Perangkat, serta tidak menampilkan karakteristik pada satu topologi saja, tetapi secara keseluruhan dalam satu jaringan setipa topologi yang digabungkan akan memeperlihatkan ciri khas mereka masing-masing.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrid :

Kelebihan :

- Jika halnya Anda ingin menambah suatu koneksi perangkat pada jaringan dapat dengan mudah dilakukan.
- Fleksibilitas dalam penggunaannya.

Kekurangan :

- Biaya yang cukup mahal dalam melakukan pemasangan jaringan ini.
- Pengelolaan jaringan yang sulit.
- dalam melakukan sebuah penginstalasi dan juga konfigurasi dalam jaringan ini sulit untuk dilakukan.
- Terkadang dapat mengakibatkan terjadinya tabrakan file (collision)

7. Topologi Hierarki

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi Hierarki merupakan sebuah topologi yang dimana salah satu dari Macam-macam Jaringan Topologi yang DigunakanUntuk Menghubungkan Perangkat. Layaknya seperti topologi Tree atau pohon, topologi ini mengatur pekerjaan dari topologi yang berada di bawahnya dalam melakukan sistem jaringan. Bedanya bentuknya seperti pohon tapi bercabang cabang dari atas yang terdiri dari satu perangkat hingga ke bawahnya menjadi banyak perangkat yang terhubung. Topologi ini biasanyan diterapkna di sebuah perusahaan atau lembaga besar yang dimana mempunyai cabang-cabang daerah.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi   Hierarki :

Kelebihan :

- Memanajeman data yang lebih baik dan mudah.
- Karena jaringan ini sifatnya terkontrol sehingga dapat dengan mydah untuk dikembangkan dan menjadi jaringan yang luas.

Kekurangan :

- Terkadang dapat terjadi tabrakan file (Collision).
- Jika pada tingkat teratas mengalami kerusakan akan juga berdampak pada bagian yang berada di bawahnya.
- Biaya yang dibutuhkan juga cukup besar.
- Keamanan yang tidak terjamin.

8. Topologi Broadcast

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi ini merupakan salah satu topologi yang mungkin jarang ditemui pada tempat-tempat biasanya. Tetapi seperti namanya broadcast, biasanya jaringan ini digunakan pada perusahaan yang melakukan penyiaran. Tentunya ia menggunakan salah satu jaringan topologi jenis ini dalam melakukan pengaksesan data ataupun hubungan antar perangkat. Dan pada salah satu host dapat melakukan pengiriman pada host yang lainnya.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Broadcast :

Kelebihan :

- Lebih efisien waktu dalam melakukan pengiriman secara bersamaan pada host yang lainnya.

Kelemahan :

- Jika halnya node utama mengalami kerusakan akan berdampak pada lainnya.
- Membutuhkan biaya yang cukup mahal.
- Rumit dalam melakukan pemasangan.

9. Topologi Linear

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Topologi Linear adalah sebuah toplogi yang dimana merupakan pengembangan dari topologi bus, sehingga juga disebut dengan topologi bus beruntut. Pada kabel utamanya dihungkan pada setiap titik yang ada pada komputer dan kemudian dihubungkan lagi dengan penyambung-T serta diberi terminator pada ujung akhirnya. Kabel yang digunakan merupakan jenis RG 58 dan penyambungnya adalah jenis BNC. Topologi ini mungkin murah dan sederhana serta juga hanya dapat dihubungkan dengan 5-7 komputer atau perangkat lainnya.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Linear :

Kelebihan :

- Peletakkannya yang sederhana sehingga tidak terlalu rumit untuk digunakan.
- hemat dalam penggunaan kabel.
- Tidak memerlukan pengendali pusat.
- Penambahan atau pengurangan perangkat tidak akan mengganggu perangkat lainnya.

Kekurangan :

- Pendeteksian kerusakan yang sangat kecil.
- Kemanan data yang kurang.
- Dalam pemasangan perangkat jika terjadi penambahan akan megakibatkan lambatnya sistem jaringan.
- Padatnya sebuah lalu lintas.
- Sulit untuk memperluas jaringan.
- Membutuhkan biaya yang cukup mahal jika diperluasnya jaringan.

10. Topologi Peer-to-peer

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Jaringan peer-topeer juga merupakan salah satu dari Macam-macam Jaringan Topologi yang Digunakan Untuk Menghubungkan Perangkat. Hanya beberapa komputer yang dapat terhubung dengan jaringan, biasanya sekitar 10 komputer dan terdiri dari 1-2 perangkat lainnya.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Peer-to-peer :

Kelebihan :

- Perlangsungan sebuah kerja sistem jaringan tidak tergantung pada satu server saja. Jika halnya terjadi kerusakan pada salah satu perangkat tidak akan mengganggu perangkat lainnya dalam sistem jaringan.
- Dalam pemakaian berupa harddrive atau print ataupun perangkat lainnya yang terhubung dengan jaringan dapat digunakan secara bersama-sama.
- Dalam urusan biaya lebih murah dibandingkan jaringan client-server.

Kekurangan :

- Dalam melakukan pengaturan pada sebuah komputer sulit untuk dilakukan karena setiap komputer saling terhubng dengan komunikasi yang ada.\
- Jika halnya Anda ingin melakukan sebuah backup, maka harus dilakukan pada setiap komputer karena jaringannya yang tersebar.
- Keamanan dimiliki oleh setiap perangkat yang mempunyai keamanannya.
- Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan jaringan client-server.

11. Topologi Client-Server

Artikel Tentang Macam-Macam Topologi Jaringan

Server ini adalah sebuah komputer yang menyediakan fasilitas pada komputer-komputer lain dalam sebuah jaringan. Client merupakan komputer yang menerima fasilitas dari server. Server pada jaringan ini disebut dengan dedicated.

Adapun Kelebihan dan Kekurangan Topologi Client-Server :

Kelebihan :

- Sistem keamanan yang baik, dan terjaga.
- Jika melakukan backup dapat dengan baik dilakukan.
- Kecepatan dalam melakukan pengaksesan jaringan.

Kekurangan :

- Jika halnya peer-to-peer tidak bergantung pada server lain halnya dengan client-server harus bergantung pada server.
- Memerlukan satu komputer untuk menjadikannya sebagai server.
- Biayanya yang lebih mahal.
loading...